welcome

Jumat, 29 Desember 2017

DIARY #6

DAILY 1
Wednesday, December 27, 2017
"Sick"
          Really what I think? I think and I guess. It was not something wrong and impossible. You do the same wrong, you scratch the wound again, and the wound is still the same.

          I try to hold my anger and cries as much as possible, as quiet as possible to still appreciate you. Hoping there is still a sense of sincere honesty that you give to me, which I can forgive even though I can not do it I will certainly do even though heavy

But in fact you do not care about every action I do, every sacrifice I you ignore, any of my talk you think bacotan course and your good attitude you are so despair, who the people who feel pain here? Am I not right to get angry here?





DAILY 2
Thursday, December 28, 2017
"Let Down"
          Mas, I will not be this brutal if I do not feel disturbed and disturb people before. Mas I understand now, Mas is looking for your identity, looking for something new, but not in this way.

          Your old mas really left me for no reason and logical reason because of a problem made by his own Mas, I am affected, I am hurt here so it is not Masnya who felt the most true. You are weird, after you discard me, a few weeks later you come crying, hugging, moaning in front of me and feeling afraid of losing me. Then as a man who still has feelings of pity. Am I wrong to forgive people? Yet even if it is a bitch of any kind, God alone can forgive his people, let alone Mas, because I am His creation as well.

          Then your behavior comes back again, you start itching here and there with women, grateful if you can be a woman of good faith and good manners, but if it's just a bitch? Also what is Mas? What for? My decision has also been circled Mas, I have to go, and remember I go also not because of my will, here I give you the freedom to choose and maintain one woman only. Not one you love, one you save. this one you, one you and one other. understand!
     




DAILY 3
Friday, December 29, 2017
"Thank You For All"
          Well, because this request from Mas, I realized, what Mas want me to give the same as before is not it? I do not know what the heart of Mas made of what and how to process it.

          At least I am grateful to Mas, Mas has introduced new things to me, new environment, new atmosphere and new world to me as well as things that are impossible and never thought of by me, and only with my Mas get that valuable experience .

          Thank you for anything I ever sacrificed to protect me, to honor me, to sacrifice my time and energy and perhaps the material Mas gave to me. Top everything I thank ..

from cliffs eroded by rock cliffs

Halo Mas nya.. sehat??

Benar kan apa yang saya rasa? saya pikirkan dan saya duga. Ternyata bukan sesuatu yang salah dan mustahil. Kamu melakukan kesalah yang sama, kamu menggoreskan luka lagi, dan tempat lukanya masih sama.

Saya berusaha menahan amarah dan tangisan saya sebisa mungkin, sediam mungkin untuk masih menghargai kamu. Berharap masih ada sisa rasa kejujuran yang tulus yang kamu berikan untuk saya, yang bisa saya maafkan meski tidak bisa melakukannya pasti akan saya lakukan walau berat sekalipun

Tapi nyatanya kamu tidak perduli dengan setiap perbuatan saya, setiap pengorbanan saya kamu hiraukan, setiap omongan saya kamu anggap bacotan saja dan sikap baik saya kamu sepelekan dengan begitu indahnya, siapa orang yang merasa tidak sakit disini? Apakah saya tidak berhak marah disini?

Mas, saya tidak akan menjadi sebrutal ini kalau saya tidak merasa diganggu dan menganggu orang sebelumnya. Mas saya paham disaat sekarang, Mas sedang mencari jati diri anda, mencari sesuatu hal yang baru, tetapi bukan dengan cara yang seperti ini.

Mas kamu yang dulu banget meninggalkan saya tanpa sebab dan alasan yang logis karena sesuatu masalah yang dibuat oleh Masnya sendiri, saya yang terkena imbasnya, saya yang tersakiti disini jadi bukan Masnya saja yang merasa paling benar. Mas kamu aneh, setelah kamu buang saya, beberapa minggu kemudian kamu datang menangis, memeluk, merintih dihadapan saya dan merasa takut kehilangan saya. Lalu sebagai manusia yang masih punya perasaan rasa kasihan. Apakah saya salah untuk memaafkan orang? Toh walaupun sebrengsek apapun orang tersebut Tuhan saja bisa memaafkan umatnya, apalagi saya Mas, karena saya ciptaanNya juga.

Lalu kelakuanmu kembali lagi, kamu mulai gatal sana sini dengan wanita-wanita, bersyukur kalau kamu dapat wanita baik iman dan budi pekertinya, tapi kalau cuma sebatas wanita jalang ? Juga buat apa Mas? untuk apa?

Keputusan saya juga sudah bulat Mas, saya harus pergi, dan ingat saya pergi juga bukan karena kemauan saya, disini saya memberimu kebebasan untuk memilih dan mempertahankan satu wanita saja. Bukan satu kamu sayang, satu kamu simpan. satu kamu ini, satu kamu itu dan satu satu yang lainnya. paham!

Baiklah, karena ini permintaan dari Mas, saya realisasikan, apa yang Mas inginkan saya berikan sama seperti sebelum-sebelumnya bukan? saya tidak tahu sih hati Mas terbuat dari apa dan bagaimana mengolahnya.

Setidaknya saya berterimakasih kepada Mas, Mas telah mengenalkan hal-hal yang baru kepada saya, tempat lingkungan baru, suasana baru dan dunia baru kepada saya serta hal yang tidak mungkin dan tidak pernah terpikirkan oleh saya, dan hanya bersama dengan Mas saya mendapatkan pengalaman berharga tersebut.

Terimakasih atas apapun yang pernah Mas korbankan untuk melindungi saya, menghargai saya, mengkorbankan waktu dan tenaga Mas serta mungkin materi yang Mas berikan kepada saya. Atas semuanya saya berterimakasih..

dari batu karang yang terkikis oleh hentaman batu karang
Free R Blackadder Cursors at www.totallyfreecursors.com